Asy-Syaikh Muhammad bin Hady hafizhahullah
☑ Pertanyaan: Saya bertanya tentang obat yang bisa membersihkan riya’
Pertama hendaklah engkau memperbanyak doa, hendaknya engkau berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar mengkaruniakan keikhlasan kepadamu dan membersihkan dirimu dari bala ini. Dan setiap muslim hendaknya berdoa kepada Rabbnya Subhanahu wa Ta’ala agar membersihkan dirinya dari kesyirikan walaupun yang sedikit kadarnya, apalagi yang banyak. Karena sebagaimana yang telah kita katakan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, bisa jadi riya’ tersebut akan menggugurkan amal secara keseluruhan, atau mengurangi pahalanya. Maka wajib atas seorang hamba untuk semangat berdoa, karena Allah Jalla wa Ala berfirman:
﴿فَمَنْ كَانَ يَرْجُوْ لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا﴾
Perkara terbesar yang bisa engkau gunakan untuk mengobatinya adalah dengan engkau menghisab dirimu:
Apa yang bisa dilakukan untukmu oleh orang yang engkau berbuat riya’ kepadanya dengan amalmu itu
Ingatlah hal ini selalu dan renungkanlah
Balasan apa yang akan diberikan kepadamu oleh orang yang engkau berbuat riya’ kepadanya dengan amal shalihmu tersebut
Apakah dia bisa membela dirimu dari adzab Allah sedikit saja
فَهُوَ لِلَّذِيْ أَشْرَكَ.
“Amalnya yang disertai riya’ tersebut untuk yang dia jadikan sekutu selain Allah.” (Asal hadits ini adalah riwayat Muslim no. 2985, namun dengan lafazh ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah. Al-Albany rahimahullah berkata dalam Shahih Sunan Ibnu Majah III/371 no. 3406: “Shahih.” –pent)
Kita memohon keselamatan kepada Allah.
Jika engkau merenunginya maka insya Allah hal itu akan mewariskan kepadamu untuk berusaha mengobati hatimu, muhasabah (instropeksi), dan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk membebaskan diri dari bencana besar ini.
http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=54349

0 komentar:
Posting Komentar